News

Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Tegaskan Komitmen Jaga Aset dan Keuangan Negara

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai berhasil berkontribusi dalam penyelamatan keuangan negara sekaligus penguasaan kembali kawasan hutan.

"Atas nama pemerintah, atas nama negara dan bangsa, atas nama seluruh rakyat Indonesia, atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini. Penghargaan saya yang sangat tinggi atas pengorbanan saudara," ujar Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam momen penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Jakarta, Jumat.

Presiden menegaskan bahwa tugas Satgas PKH bukanlah pekerjaan ringan, mengingat luasnya wilayah Indonesia serta kompleksitas persoalan di lapangan. Ia juga menyoroti adanya berbagai tantangan, termasuk ancaman dan intimidasi yang dihadapi para petugas saat menjalankan tugas.

"Saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam, ada juga yang diintimidasi dan sebagainya. Sekali lagi, saya sangat menghargai pekerjaan dan pengorbanan saudara-saudara," katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa menjaga kekayaan negara merupakan tugas yang mulia. Namun ia menyayangkan masih adanya oknum di birokrasi yang menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan tertentu.

"Ada di antara kita, harus kita akui, di antara birokrasi kita, di antara K/L-K/L kita, di antara lembaga-lembaga kita, institusi kita, ada pribadi-pribadi yang diberi tugas, diberi kehormatan oleh negara, tapi memakai wewenang dan kekuasaannya justru untuk membantu mereka-mereka yang mencuri dari uang negara," tutur Prabowo.

Ia pun mengajak seluruh aparatur negara untuk kembali pada prinsip pengabdian kepada rakyat, serta menegaskan bahwa tugas pemerintahan merupakan bentuk pengorbanan, bukan sekadar pekerjaan administratif.

"Marilah kita tutup praktik-praktik yang tidak baik, kita tutup. Menipu rakyat, menipu atasan, membeking praktek-praktek yang tidak baik, penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal, saya mengimbau ayo, kita semua yang diberi kepercayaan rakyat, mari kita laksanakan tugas yang diberikan rakyat kepada kita dengan baik," kata Presiden.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi Satgas PKH. Ia menyatakan bahwa setiap bentuk ancaman atau upaya menghalangi kerja satgas merupakan tindakan yang berhadapan langsung dengan negara.

"Kalau ada yang mengancam anggota Satgas PKH, dia mengancam Presiden Republik Indonesia. Kalau ada yang menghalangi pekerjaan Satgas PKH, dia menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia," ujar Prabowo.

Di akhir arahannya, Presiden menegaskan bahwa negara tidak akan mundur dalam menjaga kekayaan bangsa dan memastikan seluruh aset negara dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: